Kreativitas sangat dibutuhakn bagi
seorang guru, karena bila seorang guru kreatif maka akan memerikan dampak yang
positif pula pada murid. Ada sebuah istilah yang sangat populer ”guru kencing
berdiri murid kencing berlari” hal ini mengandung makna bahwa jika gurunya
kreatif maka kemungkinan besar akan menjadikan murid lebih kreatif.
Beberapa alasan mengapa kreativitas
perlu dipupuk dan dikembangkan dalam diri anak: Pertama, karena dengan
berkreasi orang dapat mewujudkan dirinya, dan perwujudan dirinya itu termasuk
salah satu kebutuhan pokok dalam hidup manusia. Seorang ahli, Maslow, yang
menye¬lidiki sistem kebutuhan manusia menekan bahwa kreativitas merupakan
menifestasi dari individu yang berfungsi sepenuhnya dalam perwujudan dirinya.
Kedua, kreativitas atau berfikir kreatif, sebagai kemampuan untuk melihat
bermacam-macam kemungkinan penyelesaian terhadap suatu masalah, merupakan
bentuk pemikiran yang pada saat ini masih kurang mendapat perhatian da¬lam
pendidikan formal. Ketiga, bersibuk diri secara kreatif tidak hanya bermanfaat,
tetapi juga memberikan kepuasan pada individu. Ini tampak sekali jika kita
mengamati anak-anak yang se¬dyang asik bermain balok-balok kayu atau
bahan-bahan permainan kontruktif lainnya. Mereka tidak mau diganggu seolah-olah
tidak bosan-bosan setiap kali membuat kombinasi baru dari ba¬lok-baloknya.
Demikian pula hal ini berlaku pada
oryang dewasa. Keempat, kreativitaslah yang memungkinkan manusia maningkatkan
kualitas hidupnya. Dalam era ini tak dipungkiri bahwa kesejahteraan dan
kejayaan masyarakant dan negara kita tergantung pada sumbangan kreatif, be¬rupa
ide-ide baru, penemuan-penemuan baru, dan teknologi baru dari anggot
masyarakantnya. Untuk mencapai hal ini, perlulah sikap dan prilaku dipupuk
sejak dini, agar anak didik kelak ti¬dak hanya menjadi konsumen pengetahuan,
namun mampu menghasilkan pengetahuan baru, ti¬dak hanya pencari kerja, namun
mampu menciptakan lapangan baru (wiraswasta).
Tentu bukan hanya siswa yang harus
kereatif, tapi guru sebagai pendi¬dik tent harus lebih kreatif dari murid, jika
pendapat diatas dibalik pentingnya kreativitas bagi seorang murid akan menjadi
pentingnya kreativitas bagi seorang guru yaitu : Pertama, kreativi¬tas
merupakan salah satu kreasi manusia dengan berkreasi orang dapat mewujudkan
dirinya, dan perwujudan dirinya itu termasuk salah satu kebutuhan pokok dalam
hidup manusia. Seorang ahli, Maslow, yang menyelidiki sistem kebutuhan manusia
menekan bahwa kreativitas merupakan menifestasi dari individu yang berfungsi
sepenuhnya dalam perwujudan dirinya.
Kedua, kreati¬vitas atau berfikir
kreatif, sebagai kemampuan untuk melihat bermacam-macam kemungkinan
penyelesaian terhadap suatu masalah, merupakan bentuk pemikiran yang pada saat
ini masih ku¬rang mendapat perhatian dalam pendidikan formal.hal ini sangat
penting bagi guru karena den-gan kreatifitas yang tinggi seorang guru akan
memberikan solusi tak terbatas terhadap berbagai persoalan murid
Ketiga, bersibuk diri secara kreatif
tidak hanya bermanfaat, tetapi jug memberi-kan kepuasan pada individu. Ini
tampak sekali jika kita mengamati anakanak yang sedang asik bermain balok-balok
kayu atau bahan-bahan permainan kontruktif lainnya. Mereka tidak mau diganggu
seolah-olah tidak bosan-bosan setiap kali membuat kombinasi baru dari
balok-balok¬nya. Demikian pula hal ini berlaku pada seorang guru.
Keempat, kreativitaslah yang
memungkin¬kan manusia maningkatkan kualitas hidupnya. Dalam era ini tak
dipungkiri bahwa kesejahteraan dan kejayaan masyarakant dan negara kita tergantung
pada sumbangan kreatif, berupa ide-ide baru, penemuan-penemuan baru, dan
teknologi baru dari anggota masyarakantnya. Untuk men¬capai hal ini, perlulah
sikap dan prilaku dipupuk sejak dini oleh guru, agar anak didik kelak tidak
hanya menjadi konsumen pengetahuan, namun mampu menghasilkan pengetahuan baru,
tidak hanya pencari kerja, namun mampumenciptakan lapangan baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar